Pengertian AKM dan Mekanisme Pelaksanaannya

 


AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) adalah sebuah sarana yang menjadi wadah unggulan resmi di mana pemerintah mewajibkan seluruh satuan pendidikan berusaha untuk memotivasi para pelajar agar mengikutinya. Program ini memiliki tujuan agar capaian hasil pembelajaran dapat terwujud.


Maka dari itu, agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan, maka perlu untuk diterapkan di berbagai level jenjang mulai dari level SD sampai dengan SMA.


Sehingga ketika pelajar sudah memasuki masa Perguruan Tinggi, mereka akan lebih memiliki tingkat kematangan literasi dan numerasi.


Apa Saja yang Harus Dipelajari untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi?

Sebagai pendidik, anda perlu memahami apa saja cakupan dalam aspek literasi. Hal ini akan memudahkan anda untuk memberikan penugasan yang berkaitan dan dekat dengan kemampuan tersebut.


Berdasar laman resminya, cakupan literasi berkaitan dengan pemahaman dalam menerapkan maupun mengaplikasikan beberapa variasi bacaan. Bukan hanya kemampuan tersebut, namun juga peserta didik dapat belajar untuk menalar konsep dari apa yang dibaca.


Sedangkan aspek numerasi, peserta didik diarahkan untuk memahami, menerapkan serta mengaplikasikan variasi ragam bilangan yang pernah diajarkan.


Selain itu, pendidik juga harus meningkatkan kemampuan maupun aspek keterampilan yang berkaitan dengan operasi hitung di dalam kehidupan sehari – hari (real life).


Biasanya sebagian pendidik akan mneyederhanakan aspek numerasi serupa dengan pelajaran Matematika.


Pada kenyataannya, tentu tidak. Selain belajar operasi hitung, peserta didik juga akan berusaha untuk bisa menggunakan beragam materi perhitungan dalam menjalani kehidupannya sehari – hari.


Sederhananya, literasi dan numerasi merupakan dua kemampuan penting yang tak terpisahkan dan selalu ddihadapi oleh semua peserta didik bahkan hingga mereka dewasa.


Kapan AKM Diselenggarakan?

Pada pelaksanaannya, AKM akan diselenggarakan di satuan pendidikan dasar dan menengah. Tujuannya untuk bisa menjadi ala tukur serta melakukan identifikasi kebutuhan akan pembelajaran sehingga pendidik maupun satuan pendidikan dapat mengadakan perbaikan pada mutu pelajaran.


Di sisi lain, AKM juga akan menjadi alat untuk mengukur kompetensi terhadap peserta didik dengan beragam kajian mendalam bukan sekedar untuk penguasaan konten belajar saja.


Pendidikan merupakan sebuah wadah untuk memberikan perubahan pada kualitas intelek dan kepribadian seluruh pelajar di Indonesia. Tentu saja terdapat ragam perubahan yang perlu dilazimi baik oleh pendidik, tenaga kependidikan, satuan kependidikan dan pelajar.


Misalnya, bila ada program untuk mendorong dan memajukan kemampuan literasi pelajar di negeri seperti program AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) di mana basisnya berdasar pada aspek literasi dan numerasi.


Hal ini sejalan dengan fenomena beberapa tahun terakhir bahwa para pelajar kurang berliterasi dan mengaplikasikan numerasi sehingga berpengaruh pada adanya miskonsepsi di dalam menjalani kehidupan sehari – hari.




Baca Juga

Post a Comment

Semoga Bermanfaat

Previous Post Next Post