-->
NaF4MWN8Nqx4Mat9NGR7MGt4NSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE103

Penugasan Berbasis Project Salah Satu Sistem Pembelajaran Daring




muarapendidikan.net - Sebagai upaya untuk mencegah Wabah Covid-19, Pemerintah mengeluarkan kebijakan agar sekolah-sekolah meminta siswanya untuk belajar di rumah. Nah, pembelajaran secara daring dianggap menjadi solusi kegiatan belajar mengajar tetap jalan ditengah pandemi corona. Meski telah disepakati, cara ini menuai kontroversi. Bagi tenaga pengajar sistem pembelajaran daring efektif untuk penugasan.

Selain itu, kemampuan siswa berbeda-beda. Tidak semua siswa memiliki fasilitas yang menunjang kegiatan belajar jarak jauh ini. Koneksi internet yang lemot, gawai yang tidak mumpuni, dan kuota internet yang mahal menjadi salah satu hambatan yang sangat nyata di kalangan orang tua siswa.

Meskipun begitu, pembelajaran harus terus berlanjut. Setiap sekolah memiliki kebijakan masing-masing dalam menyikapi aturan ini. Beberapa sekolah merombak jadwal mata pelajaran yang akan diberikan kepada siswa setiap harinya. Mata pelajaran yang diberikan dalam satu harinya tiga jenis, ditambah dengan lembar kegiatan yang harus diselesaikan siswa setiap hari. Salah satu pembelajaran daring adalahproject Base Learning.

Proyek adaah tugas yang kompleks, berdasarkan tema yang menantang, yang melibatkan siswa dalam mendesain, memecahkan masalah, mengambil keputusan, atau kegiatan investigasi; memberikan kesempatan kepada siswa untuk bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan dalam menghasilkan produk (Thomas, Mergendoller, and Michaelson, 1999). Proyek  menurut Stoller (2006) ada tiga jenis yaitu proyek terstruktur, proyek tidak terstruktur, proyek semi terstruktur.


Kelebihan-kelebihan model pembelajaran berbasi proyek diantaranya :

1. Mampu Meningkatkan Motivasi Siswa 


Ketika siswa Merencanakan sebuah proyek tentang suatu hal, mereka menjadi sangat terlibat didalamnya, dan ketika mereka menyelesaikan proyeknya dengan baik, maka siswa-siswi akan memperoleh kepuasan. dalam terinya,ketika siswa memperoleha kepuasan karena suatu kesuksesan, maka motivasi mereka untuk belajar dalam kegiatan berikutnya juga akan lebih baik.

2. Keterampilan Pemrcahan Masalah Semakin Meningkat

Masalah Merupakan Pemicu dalam membuat sebuah proyek oleh siswa. Masalah ini dapat dihantarkan oleh guru di awal pembelajaran dan harus dipecahkan oleh siswa melalui proyek ang mereka akan rencanakan dan laksanakan. Masalah ini tetntunya harus mereka pecahkanagar dapat menyelesaikan proyek tersebut. Siswa siswa yang sering belajar dengan model pembelajarn berbasis proyek akan memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah.

3. Peningkatan Keterampilan Siswa Dalam mengelola Beragam Sumber

Pada sebuah pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis  proyek, siswa harus dapat mencari sumber sumber untuk penyelesaian proyek yang sedang mereka kerjakan. Befitu beragam sumber daya dan sumber informasi yamg mereka miliki harus dikelola  dengan baik agar dapat berkontribusi pada penyelesaian proyek. Terbiasa melakukan ini maka siswa akan meningkat ketrampilannya dalam memperoleh dan mengelola sumber informasi.

4. Siswa Lebih Aktif Dalam Belajart

Siswa aktifa dan lebih aktif dalam belajar akan menjadi suatu keniscayaan. Bagaimana tidak, ketika mereka berusaha merencanakan, melaksanakan hingga akhirnya menyelesaikan proyeknya, mereka akan belajar suatu hal atau banyak hal secara aktif. Bahkan ini seringkali terjadi tanpa mereka sadari. Mereka akan membangun pengetahuan, ketrampilan dan sikapnya menujuh kearah yang positif.

5. Terjadi Kolaborasi Alamiah Antar Siswa

Model pembelajaran berbasis proyek umumnya dilakukan secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari beragam anggota siswa baik dilihat dari segi aspek minat, keterampilan dan hal hal lainnya. Pada saat mereka merencanakan dan melaksanakan proyek siswa siswa dalam kelompok ini akan berusaha secara bersama sama untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik. Disinilah mereka akan berkolaborasi satu sama lainnya, dan tentu saja terjadi secara ilmiah ketika setiap anggota menyumbangkan apa yang mereka miliki untuk keuksesan proyek kelompoknya.

6. Meningkatkan Kemampuab Berkomunikasi Siswa

Proyek selalu mengharusakan diskusi kelompok. Ini terjadi baik secara formal maupun informal didalam kelompok ketika proses pembelajaran berlangsung. Bagaimana setiap anggota menyampaikan gagasan, bertanya untuk mengklarifikasi ide, menjawab pertanyaan, mengajukan saran-saran dan memberi tanggaan akan suatu hal akan membuat mereka berkomunikas. Hal ini tetntu saja akan meningkatkan ketrampilan siswa dalam berkomunikasi.

7. Melatih Siswa Dalam Mengorganisasi Sebiah Proyek

Proyek adalah suatu pekerjaan yang dirancang oleh kelompok dan bersifat kompleks. Pelaksanaan proyek membutuhkan beragam sumber daya dan informasi untuk ditangani sehingga bermanfaat bagi penyelesaian proyek. Hal ini tetntu saja akan melatih siswa dalam mengorganisasi semua hal dalam proyek mereka.

8. Pembelajaran Menjadi Menyenangkan

Proyek-proyek yang dilakukan siswa dalam model pembelajaran berbasis proyek adalah pilihan siswa sendiri. Proyek yang akan mereka kerjakan tetunya adalah hal yang menjadi minat dan pemenuhan rasa ingin tahu mereka. Belajar dari sesuatu yang mereka minati tentunya akan sangat menyenangkan.

Salah satu system pembelajaran daring dengan berbasis proyek untuk lingkungan sekolah dapat berupa tugas tugas yang diambil dari lingkungan sekitar rumah dimana anak didik memnag berada di rumah. Sebagai contoh pembuatan tugas berbasi proyek yaitu Pembuatan Video Company Profile  (VCP) dari masing masing anaktersebut. Sebagai materi mentah video dapat diambil dari video yang dibuat dari kamera handpone atau gawai, kemudian materi dan latar belakang dapat diambil dari lingkungan rumah, misalnya ruanmg keluarga, teras rumah, atau juga latar belakang tanaman yang ada disekitar rumah.

Kemudian materi video mentah itu dapat diedit menggunakan beberapa software edit video baik yang dari Android atau Komputer. Hasil akhir dari VCP dapat diupload di chanel Youtube. Masing-masing siswa dapat mengirimkan link youtube tersebut kepada bapak ibu guru pengajarnya melalui aplikasi social media misalnya WhatsApp (WA) tentunya dengan batas waktu yang sudah di sepakati bersama (Dead Line).Demikian salah satu metode belajar dengan sistem daring, semoga pandemic virus corona ini segera berakhir, shingga siswa dapat belajar di sekolah kembali aamiin….

Share This Article :
Muara Pendidikan

Situs yang membahas seputar Operator, Tekno, Android, Komputer, Driver, Anti Virus, Ujian Nasional, UKK, Semester, PMP, Dapodik, Erapot, PKG, teknologi, kesehatan, pendidikan, pendidikan karakter, pendidikan anak.

3594352797841265890